Melihat Festival Dunkirk dari Sejarah Pilu Hingga Mahakarya Luar Biasa

Jika anda ingin menonton sebuah karnaval kesenian namun sekaligus ingin healing dengan perasaan anda, maka anda harus mengunjungki Karnaval Dunkirk. Karnaval Dunkirk merupakan salah satu bentuk festival kesenian di Prancis yang kaya akan nuansa sejarah. Karnaval Dunkirk berbeda seperti karnaval-karnaval di Perancis yang lain, yang mana ada aktor dan penonton. Pada Karnval Dunkirk setiap pengunjung adalah aktor dan bukan penonton.

Berbeda juga dengan karnaval lainnya yang ramai akan dekorasi dan warna, Karnaval Dunkirk malah tidak memiliki zona khusus yang ditentukan, tidak membuat kendaraan hias atau kostum bersama seperti karnaval pada umumnya. Namun, meski terlihat tidak menarik dan membosankan, Karnaval Dunkirk justru menjadi acara yang sangat populer, apalagi Karnaval Dunkirk berakar kuat pada tradisi dan sejarah yang sangat kentara. Salah satu keunikan dalam Karnaval Dunkirk ialah, anonimitas menjadi sangat penting sehingga seluruh orang datang dengan memakai topeng dan penyamaran masing-masing. Proses penyamaran ini juga memiliki pesan dan makna khusus seperti membuat semua orang berada pada level yang sama dan menghilangkan kelas sosial apa pun.

Keunikan yang lain dari Karnaval Dunkirk ialah setiap hal yang tabu akan dihapuskan selama periode karnaval berlangsung, hal ini menunjukkan bahwa setiap orang berhak memiliki kebebasan dan pilihan dalam hidupmya. Dengan adanya hal seperti ini, Tujuannya ialah untuk membebaskan diri dan secara penuh menjadi apa yang dikehendaki diri sendiri selama festival berlangsung. Aturan ini sekaligus bisa menjadi proses healing bagi pengunjung yang mengalami stress atau depresi terhadap kehidupannya. Bukankah sangat unik ketika sebuah festival atau karnaval malah bisa menjadi ajang menunjukkan kebebasan diri? Ini benar-benar bisa anda rasakan ketika melihat Festival Dunkirk.

Baca juga : Pesona 2019 Light Festival of Lyon, Prancis

Kemeriahan karnaval Dunkirk akan selalu ramai dinikmati setiap akhir pekan selama berminggu-minggu, tetapi awal yang sebenarnya dari festival ini ditandai dengan adanya bola kucing hitam. Selain bola kucing hitam, ada juga bola lainnya seperti; bola Kakernesches dan bola privateers. Saat Mardi Gras sudah datang, 3 band bersememangat dan cerita asal Dunkirk, Citadel, Rosendael, dan Malo dengan gembira akan berparade di jalanan, menyanyikan lagu-lagu tradisional dengan gubahan lirik nakal, dan diiringi tabuhan drum yang kuat di belakangnya.

Melihat Festival Dunkirk dari Sejarah Pilu Hingga Mahakarya Luar Biasa

Dunkirk merupakan salah satu budaya dan kesenian sinema berlatar sejarah perang dengan penyajian festival yang luar biasa. Meskipun tentu saja, nyaris semua karakternya adalah tokoh fiktif belaka, namun peristiwa yang mendasarinya benar-benar terjadi. Festival Dunkirk sangat baik dan sukses dalam menampilkan kekejaman medan pertempuran dengan melepaskan diri dari stigma genre festival semacam itu. Meskipun dibalik Festival Dunkirk terdapat kisah yang sangat memilukan, namun dalam setiap festivalnya akan memberikan nuansa kesembuhan dan healing kepada pengunjungnya melalui kebebasan pilihan yang menjadi aturan festival ini selama acara berlangsung.

Jika anda tertarik mempelajari Festival yang didasari cerita pilu di Prancis, maka anda harus menyempatkan diri untuk berkunjung pada saat Festival Dunkirk sedang diadakan. Anda akan melihat sisi lain dari sejarah yang kelam namun bisa dijadikan sebagai festival yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat Prancis. Bukankah ketika sejarah kelam itu sellau diingat malah akan makin menyakitkan? Namun ternyata pernyataan ini tidak berlaku untuk Festival Dunkirk. Kombinasi sejarah yang sangat pilu dengan antusiasme masyarakat yang besar dalam peringatannya malah membuat Festival Dunkirk menjadi mahakarya masyarakat Prancis yang sampai saat ini tidak ada duanya.

Baca juga : Keunikan Mayfair Festival of the Arts